Wahana Bermain Taman Legenda, Taman Mini Indonesia Indah.
Sumber Foto: Dok.Istimewa
Hari libur telah tiba. Kamu menyambutnya dengan penuh
antusias dan sangat senang terbebas dari rutinitasmu. Rencanamu bertamasya sudah
disiapkan dengan matang-matang, mulai dari pakaian, makanan, minuman, dan
tenaga. Kamu juga sudah tidak tahan lagi untuk bermain wahana yang menantang. Pagi yang cerah, membuatmu semangat menghabiskan sarapan
agar cepat bergegas pergi ke Taman Legenda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Kamu tidak lupa menempatkan perlengkapanmu ke dalam bagasi mobil. Diperkirakan
dari rumahmu 45 menit sampai lokasi. Di sepanjang perjalanan, kamu menikmati dengan gelak tawa
bersama keluargamu. Karena itu, bentuk pengalihanmu untuk tidak mabuk
perjalanan. Kamu juga memandangi mobil yang ramai terparkir di pinggir jalan.
Matamu tidak berkedip setiap kali melihat mobil besar yang terlintas
dihadapanmu. Pandanganmu tertuju ke klakson yang berbunyi “telotet” dan
spontan kamu berteriak “Om, telotet om!” dengan suaramu yang cempreng. Keenakan melihat mobil, ternyata pintu masuk TMII sudah
terlihat di sebelah barat. Terpantau antrean kendaraan roda empat cukup padat
di pembelian tiket masuk. Tantemu membayar tiket dan langsung menuju ke Taman
Legenda. Namun, sopirmu salah jalan sehingga harus putar balik dan mengikuti
petunjuk maps. Tiba di lokasi, ternyata sepi pengunjung. Kamu langsung
berlari ketika tantemu membukakan pintu mobil. Sayangnya, Taman Legenda belum
buka karena masih terlalu pagi. Petugas pun menyuruhmu menunggu sekitar 15
menit. Raut wajahmu seketika lesu dan duduk termenung. Kemudian kereta wisata lewat, kamu terus memandanginya dan
berteriak tidak jelas. Kesedihanmu sedikit terobati, sampai lari-lari
kegirangan. Tantemu pun memfotomu bersama kereta yang hendak melaju, dan
wajahmu mulai berseri-seri. Akhirnya Taman Legenda sudah dibuka. Tantemu langsung
membeli tiket masuk. Kamu diberikan gelang pengenal pengunjung. Setelah itu,
kamu bisa menikmati berbagai wahana bermain. Seperti wahana Petualangan
Dinosaurus, Mata Legenda, Bajak Laut, dan Ular Selur. Serta wahana Baby Dino,
Perang Bombomcar, Kereta Beos, Nirwata Kisar, Mobil Tanjak, dan Pintu Masuk
Edukasi. Sebelumnya, kamu harus mengisi data pengunjung seperti wajib
vaksin Covid-19, setidaknya dosis pertama. Scan Barcode menggunakan aplikasi
PeduliLindungi, dan menaati protokol kesehatan selama berkunjung. Petugas juga
memeriksa barang-barang keluargamu. Sayangnya, minuman yang dibawa disita
karena tidak boleh membawa minuman berbentuk kemasan, kecuali botol minum
pribadi. Kamu langsung pergi ke wahana Petualangan Dinosaurus. Di
sana kamu melihat berbagai macam dinosaurus dari mulai yang kecil sampai yang
besar. Di pertengahan jalan, kamu terjebak di dinosaurus yang berisikan air di
dalam mulutnya. Kamu pun tersembur, hingga membuat bajumu basah. Wajahmu tampak
menahan tangis, tantemu mengalihkannya dengan mengajak foto bersama dinosaurus. Saking banyaknya wahana permainan, kamu mengikuti tantemu
menaiki wahana bajak laut yang mayoritas orang dewasa naik. Saat petugas sudah
mengayunkan, kamu menundukkan kepala dan berpegangan erat. Petugas pun sengaja
menggerakkan dengan cepat, hingga membuatmu terdiam dan memejamkan mata. Ketika turun kamu tampak biasa saja, padahal wahana itu
sangat ekstrem untuk seusiamu. Sebelum bermain ke wahana berikutnya, kamu
membeli es krim dan beristirahat sejenak di kursi panjang yang terdapat di
pinggir jalan. Wahana perang bombomcar sedang sepi, es krimmu juga sudah
habis. Kamu menuju ke mobil yang dekat denganmu. Kamu sangat energik
mengemudikan mobil, hingga menabrak pembatas arena dan menubruk mobil lainnya.
Kamu tampak betah sekali bermain mobil, sampai membuatmu enggan untuk turun.
Waktu bermain perang bombomcar sudah selesai, kamu pun duduk
di kursi panjang di pinggir arena. Ketika kamu meminta minum, Ibumu melihat
maskermu sobek di bagian pipi kiri. Ibu pun membuka maskermu untuk memeriksa
keadaanmu. Gigimu terlihat baik-baik saja, tetapi gusimu sedikit berdarah.
Kemudian, Kamu dilarang Ibumu untuk bermain wahana lagi. |
0 Comments